Vaksin Wajib untuk Anak Usia 2 Bulan Hingga 6 Bulan

Vaksin PCV (Pneumococcal Vaccine)

Memberikan kekebalan terhadap penyakit Invasive Peumococcal Diseases (IPD), yakni meningitis (radang selaput otak), bakteremia (infeksi darah), pneumonia (radang paru), dan infeksi invasif di tempat lain yang disebabkan oleh kuman pneumokokus yang terutama menyerang anak di bawah 2 tahun dan lansia.

Jadwal & Aturan Pemberian:

• Diberikan pada bayi usia 2, 4, 6 bulan dan imunisasi booster pada usia 15—16 bulan. Interval antara dua dosis 4—8 minggu.

• Bila anak datang setelah usia =7 bulan maka jadwal dan dosis pemberiannya dapat dilihat pada tabel di bawah.

Kejadian Ikutan Pascaimunisasi:

Pada dasarnya aman diberikan, kadang dapat terjadi demam ringan, kurang dari 38°C, rewel, nafsu makan berkurang, muntah, diare, dan gatalgatal di kulit. Reaksi ini bisa hilang dengan sendirinya. Jika demam, beri obat penurun panas.

Vaksin Rotavirus

Mencegah infeksi rotavirus yang merupakan penyebab utama diare pada anak. Gejala infeksi rotavirus didahului oleh demam dan muntah yang kemudian diikuti berak cair tanpa ampas yang dapat menyebabkan dehidrasi berat dan kematian. Diare rotavirus berlangsung selama 4—7 hari.

Jenis Vaksin, Jadwal & Aturan Pemberian:

Terdapat dua jenis vaksin rotavirus dengan aturan pemberian yang berbeda.

1. Vaksin Rotavirus Monovalen (rotarix).

• Diberikan dua kali pada usia 2 bulan dan 4 bulan dengan cara diminumkan menggunakan alat khusus (oral applicator) yang telah tersedia dalam kemasan vaksin tersebut.

• Dosis pertama pada usia 6—14 minggu dan dosis kedua diberikan dengan interval 4 minggu.

• Sebaiknya selesai diberikan sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu.

2. Vaksin Rotavirus Pentavalen (rotateq)

• Diberikan tiga kali pada usia 2, 4, dan 6 bulan, juga dengan cara diminumkan kepada bayi.

• Pemberian dosis pertama pada usia 6—14 minggu. • Selang waktu antara pemberian dosis kedua dan ketiga adalah 4—10 minggu. • Dosis ketiga diberikan pada usia kurang dari 32 minggu (interval minimal 4 minggu). Kejadian Ikutan Pascaimunisasi: Yang pernah dilaporkan adalah diare 7,5%; muntah 8,7%; dan demam 12,1%.

• Diberikan dua kali pada usia 2 bulan dan 4 bulan dengan cara diminumkan menggunakan alat khusus (oral applicator) yang telah tersedia dalam kemasan vaksin tersebut.

• Dosis pertama pada usia 6—14 minggu dan dosis kedua diberikan dengan interval 4 minggu. \

• Sebaiknya selesai diberikan sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu.

2. Vaksin Rotavirus Pentavalen (rotateq)

• Diberikan tiga kali pada usia 2, 4, dan 6 bulan, juga dengan cara diminumkan kepada bayi.

• Pemberian dosis pertama pada usia 6—14 minggu. • Selang waktu antara pemberian dosis kedua dan ketiga adalah 4—10 minggu.

• Dosis ketiga diberikan pada usia kurang dari 32 minggu (interval minimal 4 minggu). Kejadian Ikutan Pascaimunisasi: Yang pernah dilaporkan adalah diare 7,5%; muntah 8,7%; dan demam 12,1%.