Seru Bersama Kenzo Dan Ivory

pascal-edu.com – Menjadi ibu dua anak selalu penuh dengan keseruan. Inilah yang dialami pada Rani Mustika Nouvelle (32). Bintang iklan berwajah manis ini mengajak kita untuk menjemput Kenzo Raffa Ardian(2,9) di sekolah. Sang adik Ivory Farra Ardian (1) atau Ivy turut dibawa serta. Sesampainya di sekolah, tampak Kenzo sedang asyik bermain. Saat melihat kami tiba, Kenzo langsung berlari dan memeluk Rani juga Ivy, “Adek… adek… ikut ke sekolah kakak,” seru Kenzo sambil menciumi pipi adiknya dengan heboh.

Ivy hanya bengong saja menerima aksi spontan Kenzo. “Begini ini mereka berdua. Heboh dan seru. Ivy itu kalau lihat kakaknya loncat-loncat saja bisa tertawa, lo,” jelas istri dari Fanggy Ardian Moedarto (30) ini. Saat diajak pulang, Kenzo ternyata masih ingin bermain di playground. Rani pun bertanya pada pada Ivy, “Adek mau main ayunan?” Ivy menangguk dan langsung duduk di ayunan. Melihat itu, Kenzo pun mengayun-ayunkan adiknya. “Enak kan, Dek?” tanya Kenzo. Si adik tersenyum merasakan serunya diayun-ayun oleh kakaknya.

Saat siang semakin terik, Rani pemenang “Oriental Pearl” di ajang Miss Leisure World 2008 di Shuzou, China ini, mengajak kedua buah hatinya untuk pulang. Kenzo siap untuk pulang, tapi si adik malah berteriak, “Kak..” Ternyata ia masih minta lagi didorong kakaknya. Benar saja, setelah si kakak mendorong ayunan sekali lagi, Ivy baru mau digendong menuju mobil. “Kenzo memang sayang banget sama adiknya. Sementara si adik seperti mengidolakan kakaknya. Ia meniru apa yang dilakukan Kenzo,” cerita Rani tentang kekompakan kakak beradik itu. “Walau kerap kali berkonflik, saya yakin pasti ada banyak manfaatnya, selama saya sebagai ibu mendampinginya.”

Saat si kecil bermain berdua

Pastikan saat si kecil bermain berdua temannya, lingkungan di sekitar aman dan nyaman.

Tempat bermain tak harus luas, yang penting si kecil memiliki runag yang uckup untuk bermain dan bergerak bebas

Biarkan anak dan temannya untuk bermain di luar ruangan (outdoor). Bukankah bila mereka selalui berada di dalam ruangan akan merasa bosan?

Pastikan tidak ada benda atau sesuatu yang dapat membahayakan anak kala bermain. Misal, dinding yang kasar, lantai pecah, atau pagar/pembatas halaman dengan jalan yang mudah dilalui anak.

Batasi tempat eksplorasi, baik indoor ataupun outdoor, sehingga setiap pergerakan anak dapat diawasi.

Kenalkan dengan aturan-aturan. Sejak usia batita anak sudah dapat belajar tentang aturan. Misal, jangan mengambil barang milik teman, jadi jika si kecil hendak mengambi gelas miliki temannya ketika hendak minum, katakan “sayang, gelasmu yang ini”. Peraturan lain yang biasa diterapkan adalah “sehabis bermain kita harus menyimpan semua mainan kembali ke tempat semula”.