Nutrisi Terbaik Untuk Otak Janin

Biasanya, Mama mulai merasakan tengah berbadan dua pada minggu ke-4 atau ke-6 setelah terlambat haid. Padahal, segera setelah terjadinya konsepsi (mulai minggu 2-4 kehamilan), lempeng saraf (neural plate) pada janin mulai terbentuk. Lempeng syaraf ini akan menggulung menjadi bentuk tabung syaraf atau bisa disebut neural tube di hari ke-22. Selanjutnya, sekitar minggu ke-6 atau ke-7 kehamilan, tabung saraf itu membentuk otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Setelah itu, terbentuklah ba tang otak, otak kecil, dan bagian-bagian otak lainnya. Sekitar minggu 13-24 atau pada trimester 2 kehamilan, persarafan otak hampir lengkap.

Saat bayi lahir, otak sudah memiliki semua saraf yang dibutuhkan selama hidup, namun beratnya masih sekitar 25% berat otak dewasa, kemudian akan mencapai 75% berat otak dewasa pada usia dua tahun, dan pada usia enam tahun sudah 90% berat otak dewasa. Itulah mengapa, untuk men dukung perkembangan optimal otak janin, Mama harus benar-benar memerhatikan asup an nutrisi sejak sebelum kehamilan dan s elama kehamil an, khususnya pada trimester 1 ini. Nah, apa saja zat-zat gizi tersebut? Tanpa bermaksud mengabaikan zatzat gizi lainnya, berikut ini sejumlah zat gizi yang berperan mendorong perkembangan otak sekaligus menurunkan risiko cacat otak pada janin.

ASAM FOLAT

Mamil perlu mengonsumsi minimal 400 mcg asam folat setiap hari untuk menurunkan risiko cacat otak pada janin, seperti spina bifida, hingga 70%. Spina bifida menyebabkan cacat bawaan berupa kelumpuhan, kehilangan kontrol buang air kecil dan buang air besar, serta gangguan belajar. Selain dari suplemen yang diberikan dokter, asam folat dapat diperoleh dari sayuran dan buah berwarna hijau, seperti: brokoli, kiwi, avokad, dan asparagus. Asam folat juga banyak terdapat pada buahbuahan berwarna jingga atau merah, seperti: jeruk, pepaya, dan stroberi. Begitu pula kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti: buncis, kacang hijau, dan kacang merah.

OMEGA 3

Omega 3 terdapat di dalam membran sel-sel otak, yang banyak memengaruhi fungsi otak. Ikan laut merupakan bahan makanan kaya omega 3, namun waspadai sejumlah ikan yang kandungan merkurinya tinggi, seperti: hiu, todak, dan king mackerel (tenggiri Amerika). Ikan sal mon termasuk yang kan dungan merkurinya rendah, sehingga aman dikonsumsi mamil. Para ahli gizi merekomendasikan mamil mengonsumsi 340 g ikan laut atau seafood, seperti udang, per minggu. Selain ikan laut, omega 3 juga dapat diperoleh dari kacang kedelai dan minyak canola atau Flaxseed.

Untuk anak berikan ia pelatihan terbaik hanya di tempat les berbahasa Perancis di Jakarta terpercaya.