Nutrisi Terbaik Untuk Otak Janin Bagian 2

ANTIOKSIDAN

Antioksidan melindungi jaringan otak janin dari kerusakan. Buah-buahan dan sayur-mayur, terutama yang berwarna pekat mengandung antioksidan tinggi. Di antaranya: sayuran berdaun hijau tua, pepaya, tomat, dan bluberi. Jangan lupa mencuci sayur dan buah di bawah air mengalir sebelum mengonsumsinya ya, Ma.

ZAT BESI

Selama hamil, Mama perlu mengonsumsi zat besi dua kali lebih banyak karena zat besi membantu mengantarkan oksigen ke janin. Jumlah yang direkomendasikan per hari adalah 30 mg. Jika janin kekurangan oksigen, risiko IQ yang rendah dan perkembangan janin yang buruk akan meningkat. Daging sapi tanpa lemak, daging ayam, dan kacang-kacangan merupakan bahan makanan tinggi zat besi.

KOLIN

Kolin terdapat pada semua membran sel. Studi yang dilakukan ilmuwan UNC Nutrition Research Institute di Amerika menemukan, kekurangan kolin selama masa kehamilan akan menu runkan pembentukan pembuluh darah otak pada janin. Karena itu, Mama perlu mengonsumsi bahan makanan kaya kolin, seperti: kuning telur, kacang kedelai, daging sapi dan ayam, kacang-kacangan, kentang, kembang kol, serta bijibijian. ZINK Menurut penelitian yang dilakukan Linus Pauling Institute di Oregon, Amerika, otak manusia mengandung zink atau seng dalam jumlah besar. Kekurangan zink dapat melemahkan sistem pembuluh darah pada sistem saraf pusat yang melindungi otak dari serangan unsur-unsur berbahaya. Seafood, seperti: kerang dan udang, lalu daging sapi dan ayam, adalah bahan makanan tinggi zink. Kacang-kacangan, biji-bijian, serealia utuh, serta produk olahan susu, semisal yoghurt dan keju, juga banyak mengandung zink.

YODIUM

Sejak awal 2015, American Thyroid Association secara resmi merekomendasikan yodium seba gai bagian dari suplemen harian untuk para mamil dan mama menyusui. Rekomendasi ini didasarkan bukti penelitian yang menunjukkan pentingnya peran yodium terhadap kehamilan dan perkembangan otak janin. Kekurangan yodium bisa membuat bayi berisiko mengalami penurunan fungsi kognitif di kemudian hari. “De ngan adanya asupan 150 mcg yodium per hari melalui vitamin prenatal, perkembangan otak bayi, baik selama kehamilan maupun setelah kelahiran, dapat mencapai taraf yang optimal,” kata Alex Stagnaro-Green, M.D., Rektor College of Medicine, University of Illinois.