Dari Kota Industri Menjadi Surganya Properti

Berada di jalur pelabuhan tersibuk menjadi salah satu daya tarik kota ini. Tidak heran, perkembangannya melejit hingga ke ranah properti. K eputusan Presiden Soeharto dalam membangun kota Batam dirasa benar. Pasalnya, Batam memiliki segudang potensi yang akan membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Pada 1978, BJ Habibie diutus oleh sang Presiden untuk memimpin perencanaan dan pengelolaan Batam.

Penetapan Batam sebagai kota industri pun dikukuhkan di tahun yang sama. Sejak saat itu, perkembangan Batam terus melejit, baik dari sisi peluang usaha maupun destinasi wisata. Chen Liming (44), pemandu wisata yang sudah menetap selama 10 tahun di Batam, turut menikmati perkembangan tersebut. Menurutnya, Batam adalah kota eksotis dengan aroma yang mengundang.

Tidak hanya wisatawan lokal yang menyambangi kota ini tapi juga wisatawan mancanegara. Liming, begitu ia disapa, mengatakan setidaknya terdapat 10.000 pelancong yang mengunjungi Batam setiap minggunya. “Wisatawan lokal biasanya singgah ke Batam untuk menyeberang ke Singapura, lain halnya wisatawan asing yang bertandang untuk sekadar liburan,” ujar Liming. Pembangunan hotel dan pusat perbelanjaan menjadi umpan sukses dalam menjaring para wisatawan.

Kaya Objek Wisata

Batam adalah kepulauan yang dikelilingi oleh laut. Jika Anda berniat datang ke kota ini, Anda wajib menikmati wisata bahari beserta kepulauannya. Salah satu wisata yang terkenal adalah Pulau Bintan. Lokasi pulau ini terbilang strategis karena terletak di mulut Selat Malaka. Pulau ini menyuguhkan keindahan pantai di atas pasir putih yang menghadap ke Laut Cina Selatan. Selain itu, ada pula area untuk sur­ ng, ekowisata, dan berbagai gelaran internasional.

Wisata pulau lain yang dapat Anda kunjungi adalah Pulau Melur, Pulau Pelawan, Pulau Galang, Kepulauan Karimun, Pantai Nongsa, dan lainnya. Objek wisata lainnya yang wajib dikunjungi adalah Costarina yang terletak di Pasir Putih, Batam Center. Costarina menawarkan wisata bahari dan arena bermain anak. Pemandangan yang indah membuat tempat ini menjadi ajang “sel­ e” bagi para wisatawan.

Bila ingin menikmati wisata religi, Anda bisa mencoba Wisata Jalur Laut Sutra napak tilas pelayaran samudra Laksamana Cheng Ho yang terletak di Golden City Bengkong. Anda bisa menaiki replika kapal yang menjadi moda Cheng Ho dalam melakukan misi dagang dan penyebaran agama Islam di Indonesia.

Properti Terus Melaju

Indra Widjaja Antono, Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN), menuturkan posisi Batam di ranah properti sangat strategis dan akan terus mengalami perkembangan yang signi­ kan. Terlebih dengan diberlakukannya kawasan Free Trade Zone, membuat Batam bebas biaya PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPNBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah). Hal ini membuat harga tanah di sana terbilang cukup murah. Sontak saja eksotisme Batam di ranah properti mengundang pengembang sekaliber APLN dan Ciputra Group untuk membangun proyek hunian dan ruko.

Kehadiran dua pengembang pun menjadi pemicu para investor untuk berbondong – bondong menanamkan model mereka. Proyek rumah tinggal dan ruko diprediksi masih akan mendominasi pembangunan di kota terbesar ke-3 di tanah Sumatera ini. Menurut Indra, ketersediaan lahan di kota ini masih terbilang cukup luas sehingga pembangunan rumah masih dapat dilakukan. Faktor lain yang membuat Batam dilirik adalah penyediaan infrastruktur yang memadai. Indra menuturkan kondisi infrastruktur kota Batam paling baik se-Indonesia.

Jalan-jalan protokol, saluran air, dan utilitas, dirancang sesuai dengan standar internasional. Selain itu, Batam juga memiliki bandara internasional dan pelabuhan laut internasional yang beroperasi 24 jam. Tak heran, jika Batam dilirik sebagai kota masa depan. Agar gedung – gedung yang berada di Batam dapat beroperasi selama 24 jam dibutuhkan sebuah genset sebagai sumber energi listrik cadangan. Genset untuk hotel dan apartemen bisa didapatkan dengan harga bersaing jika membelinya di toko distributor resmi genset silent 2000 kva di Surabaya.

Surganya Belanja Dan Makanan Laut

Sebelum mengakhiri liburan, Anda harus mencicipi sensasi belanja di kota 1.000 ruko ini. Pasalnya Batam menawarkan beragam barang dengan harga yang terjangkau. Peraturan bebas biaya PPN membuat harga barang-barang di Batam jadi lebih murah.

Liming memberikan daftar pusat belanja yang wajib Anda kunjungi, di antaranya Batam City Square, Diamond City Mall, Nagoya Hill Shopping Mall, Mega Mall, dan Lucky Plaza. Nagoya Hill merupakan salah satu mal baru di kota Batam yang memiliki berbagai toko mulai dari pakaian hingga furnitur.

Di lantai dasarnya, terdapat area lapang yang terdiri dari berbagai restoran khas Indonesia, Asia, dan Barat. Jangan lupa untuk mencicipi sajian makanan lautnya, karena Batam merupakan kota yang terkenal sebagai surganya seafood. “Tidak sah kalau ke batam tidak mencoba makanan lautnya,” ujar Liming menutup perbincangan.