Cara Mengatasi Alergi Rhinitis dan Asma Pada Anak



3. RHINITIS ALERGI

Gangguan fungsi hidung pada bayi dan anak sering disebabkan oleh alergen makanan. Pada anak yang lebih besar umumnya disebabkan oleh alergen hirupan (debu, bau-bauan, uap, polusi udara). Pencetus umumnya adalah terpaan udara dingin. Dengan demikian gejala ini akan sering muncul di waktu pagi atau malam ketika cuaca dingin. Gejala utamanya: hidung tersumbat dan berair, serta bersin-bersin. Terkadang disertai pula dengan gejala menggosok-gosok hidung karena gatal, mengucek mata, dan batuk tiba-tiba.

Tata laksana:

Hindari pencetus alergi dan jaga kebersihan lingkungan. Bila gejala dirasa sangat mengganggu, konsultasikan anak pada dokter untuk diberi obat-obatan antialergi.

4. ASMA

Asma adalah penyakit kronis (berlangsung lama) dengan gejala sesak napas yang disertai bunyi ngik-ngik (mengi) dan/atau batuk persisten dengan derajat keparahan yang berbeda-beda pada setiap orang. Serangan berlangsung jika terjadi pengerutan atau penyempitan bronkus (saluran napas) yang menyebabkan penderita merasa sesak dan sulit bernapas. Alergen yang menyebabkan asma dapat berupa makanan dan hirup, infeksi, cuaca, emosi, kegiatan jasmani, dan iritan. Contohnya antara lain:

* Dalam ruangan: tungau pada bantal dan kasur, debu rumah, debu karpet, kandungan cat tembok dan mebel, perabotan kotor, dan bulu binatang.

* Di luar ruangan: asap pembakaran sampah, asap buangan pabrik, dan asap kendaraan.

* Asap rokok.

* Gangguan refluks gastroesofagus (setelah ditelan makanan keluar lagi).

* Emosi negatif berlebihan.

* latihan fisik yang melelahkan, seperti lari dan lompat. Umumnya gejala asma ditandai dengan sesak napas, batuk berdahak, dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik (mengi). Bisa timbul begitu anak bersentuhan dengan alergennya, atau di waktu pagi menjelang subuh. Di pagi hari, kadar hormon kortisol lebih rendah, sehingga terjadi ketidakseimbangan yang beserta faktor lainnya dapat mengundang serangan alergi. Sesak napas terjadi karena udara tidak dapat mengalir dengan lancar di saluran napas yang menyempit hingga timbullah bunyi ngik-ngik. Penyempitan saluran pernapasan dapat berupa pengerutan dan tertutupnya saluran oleh dahak yang diproduksi secara berlebihan. Respons batuk pun muncul untuk mengeluarkan dahak tersebut.

Tata laksana:

Hindari pencetus asma. Upaya membuka saluran pernapasan dapat melakukan dengan terapi inhalasi yang sesuai menggunakan inhaler atau nebulizer. Secara umum, terdapat dua jenis obat dalam penatalaksanaan asma, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever). Obat pengendali diberikan tiap hari, ada atau tidak ada serangan dan gejala. Sedangkan, obat pereda diberikan saat serangan berlangsung.