2018 BERLAKU ONE MAKE TIMING

N ah loh make timing pada tahun 2018, PP , apa lagi tuh ? Maksudnya, one IMI berencana melakukan penyeragaman transponder atau pencatat waktu otomatis yang dimiliki tim timing system di balap nasional. Tidak lain, tujuannya agar ada perubahan serta perbaikan terhadap balap motor Indonesia. “Ada beberapa calon yang punya alat transponder, nantinya masih kita seleksi. Tahun 2018, salah satu yang kita pilih harus bersedia mengikuti race MotorPrix di semua region tanpa terkecuali,” bilang Medya Saputra Ketua Umum Bidang Olah Raga Roda Dua PP IMI. Hal ini ditujukan, karena banyak menerima keluhan beberapa transponder sudah tidak layak pakai dan bermasalah, justru itu yang harus diperbaiki supaya tidak ada protes dari tim balap karena kesalahan transponder.

Apalagi, di tahun 2018 ini penyelenggaraan Kejurnas MotorPrix wajib di sirkuit permanen. Namun, yang menjadi permasalahan adalah, dalam penyelenggaraan Kejurnas MotorPrix terkadang jadwalnya mengalami bentrok dalam waktu yang sama. Artinya, akan ada 2 atau lebih penyelenggaraan Kejurnas MotorPrix dalam waktu yang sama di region yang berbeda. Apa bisa handle semua kebutuhan tersebut mulai dari perangkat timing system hingga sumber daya manusianya? “Apa ada penyedia jasa timing system di Indonesia yang bisa menangani semua event Kejurnas sesuai agenda yang dikeluarkan PP IMI dalam waktu yang bersamaan?” ucap Ari Banda, programmer timing system dari Hot Laps yang bermarkas di kawasan BSD, Tangerang Selatan. Selama ini, sistem yang berjalan adalah, tim pencatatan waktu atau timing system pada event balap Kejurnas menggunakan sistem region atau dibagi per wilayah. Makanya, dalam satu minggu bisa ada beberapa event Kejurnas yang digelar dalam waktu yang bersamaan. Enggak hanya di Kejurnas MotorPrix, wacana ini juga berlaku di Kejurnas Drag Bike, yang bakal diseragamkan supaya pembalap tidak perlu melakukan seting sensor start. “Baik road race dan drag bike bakal kami perhatikan, evaluasi dan jika harus ada perubahan ya kita ubah untuk menjadi yang lebih baik,” sebut Medya. Meski begitu, sampai saat ini belum ada keputusan one make timing ini, semua masih wacana yang digulirkan oleh PP IMI di akhir tahun 2017 lalu. “Sementara ini anggarannya pun belum tersusun, tunggu anggarannya tersusun dahulu, ya. Saya belum bisa memastikan kalau anggarannya belum ready,” tutupnya